Science

Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Tube

Biologi

Fisika

Gaya Hidup

Hot News

Kelas 7

Kelas 8

Pemanasan Global


P
emanasan Global adalah kenaikan suhu rata-rata sistem iklim Bumi dalam jangka panjang yang disebabkan oleh aktivitas manusia seperti emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida, metana, dan lain-lain. Pemanasan ini menyebabkan perubahan signifikan dalam iklim Bumi, termasuk meningkatnya tinggi air laut, perubahan curah hujan, dan lebih sering dan parahnya peristiwa cuaca, dengan potensi konsekuensi yang sangat merugikan bagi masyarakat manusia dan ekosistem alam.

Penyebab utama global warming

Penyebab utama global warming adalah emisi gas rumah kaca, seperti gas karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan gas fluorin (F-gases), yang menyebabkan peningkatan suhu rata-rata bumi. Gas rumah kaca ini memantulkan panas matahari yang seharusnya terpantulkan keluar atmosfer kembali ke bumi, menyebabkan peningkatan suhu.

Aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil untuk energi dan industri, deforestasi, dan pertumbuhan populasi, mempercepat emisi gas rumah kaca dan memperburuk dampak global warming.

Dampak dari global warming termasuk perubahan iklim, permukaan air laut yang meninggi, kerusakan ekosistem, dan perubahan padang rumput. Global warming juga memiliki implikasi serius bagi masyarakat dan ekonomi, seperti bencana alam yang semakin sering terjadi, kerusakan tanah pertanian, dan kekurangan air bersih.

 

Berikut adalah beberapa cara pencegahan global warming:

1.       Mengurangi emisi gas rumah kaca: Ini dapat dilakukan dengan beralih dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan, seperti matahari, angin, dan air.

2.       Mengurangi konsumsi energi: Ini dapat dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan energi dan beralih ke produk yang lebih efisien energi.

3.       Mengurangi sampah: Menjaga agar sampah tidak terbakar dan mengurangi produksi sampah dapat membantu mengurangi emisi gas metana.

4.       Mengurangi deforestasi: Mengurangi deforestasi dan memperluas lahan hutan dapat membantu mengurangi emisi gas karbon dan memperkuat lingkungan alami.

5.       Menggunakan transportasi yang lebih hijau: Beralih dari transportasi bahan bakar fosil ke transportasi yang lebih hijau, seperti sepeda, berjalan kaki, atau menggunakan transportasi umum, dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca.

6.       Mengurangi pemakaian plastik: Mengurangi pemakaian plastik dan menggunakan alternatif yang ramah lingkungan dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan memperkuat lingkungan alami.

7.       Mempromosikan budaya hidup hijau: Mendorong masyarakat untuk menjalani gaya hidup yang lebih hijau dan ramah lingkungan dapat membantu mengurangi dampak global warming.

Semua orang dapat berkontribusi untuk mencegah global warming dengan melakukan aksi-aksi kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Sistem Peredaran Darah Manusia

Dalam hidupnya, organisme memerlukan makanan dan oksigen untuk melangsungkan metabolisme. Proses metabolisme, selain menghasilkan zat-zat yang berguna juga menghasilkan sampah (zat sisa) yang harus dikeluarkan dari tubuh. Bahan-bahan yang diperlukan tubuh seperti makanan, oksigen, hasil metabolisme dan sisanya diangkut dan diedarkan di dalam tubuh melalui sistem peredaran darah. Hasil pencernaan makanan dan oksigen diangkut dan diedarkan oleh darah ke seluruh jaringan tubuh, sementara sisa-sisa metabolisme diangkut oleh darah dari seluruh jaringan tubuh menuju organ-organ pembuangan. Sistem peredaran darah atau yang dalam dunia medis lebih dikenal dengan sistem kardiovaskular merupakan suatu sistem yang berguna untuk menyalurkan berbagai zat penting, seperti nutrisi dan oksigen, dari jantung ke seluruh tubuh. Masih banyak lagi fungsi lain yang dimiliki oleh sistem peredaran darah manusia,
untuk lebih memahaminya simak penjelasan berikut.
DARAH
Darah merupakan suatu jaringan yang terdiri dari bermacam-macam sel dan cairan, seperti plasma darah, sel darah merah dan sel darah putih. Darah mempunyai banyak fungsi penting dalam setiap kegiatan tubuh. Fungsi tersebut mirip dengan sistem lalu lintas di kotamu. Darah memasok bahan-bahan yang diperlukan sel-sel yang bekerja sama membangun tubuhmu.
Tubuhmu tersusun dari berjuta-juta sel. Masing-masing sel seperti pabrik kecil yang harus dipasok dengan zat kimia tertentu dan mengeluarkan zat sisa yang harus dibuang. Sistem pemasokan dan pengantaran di dalam tubuh disebut sistem peredaran (transportasi). Sistem peredaran terdiri atas sistem kardiovaskular dan sistem getah bening atau sistem limfa.
1. Fungsi Darah
Beberapa fungsi penting darah bagi tubuh, yaitu sebagai berikut :
  1. Mengangkut sari-sari makanan dari usus dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.
  2. Mengangkut oksigen dari paru-paru serta mengedarkannya ke seluruh tubuh dan juga mengambil karbon dioksida dari seluruh tubuh untuk dibawa ke paru-paru.
  3. Mengangkut hormon dari pusat produksi hormon ke tempat tujuannya di dalam tubuh.
  4. Mengangkut sisa-sisa metabolisme sel untuk dibuang di ginjal.
  5. Menjaga kestabilan suhu tubuh. Suhu tubuh manusia tetap, yaitu berkisar antara 36°C sampai 37°C. Suhu tubuh manusia tidak dipengaruhi oleh lingkungan. Darah mampu menjaga suhu tubuh tetap stabil. Caranya, darah melakukan penyebaran energi panas dalam tubuh secara merata.
  6. Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh.

Energi Dalam Sistem Kehidupan

Sumber Energi Matahari

Konsep Energi, Sumber Energi,  Transformasi 
Energi, Metabolisme Sel, Respirasi,  Pencernaan 
Makanan, dan Fotosintesis

Mobil-mobilan elektrik tidak dapat berjalan tanpa adanya baterai. Baterai adalah sumber energi. Kendaraan bermotor tidak akan berjalan tanpa ada bahan bakar. Bahan bakar adalah sumber energi. Jika saklar di rumah dimatikan, alat-alat listrik yang terhubung dengan saklar tersebut tidak akan menyala. Hal itu terjadi karena tidak ada aliran energi yang menghidupkan alat-alat tersebut.
sehari-hari
Manusia membutuhkan energi untuk bekerja, bergerak, bernapas, dan mengerjakan banyak hal lainnya. Energi menyebabkan mobil, motor, pesawat, dan kereta api dapat berjalan. Energi menyalakan peralatan listrik di rumah. Energi ada di mana-mana, bahkan, tumbuhan dan hewan membutuhkan energi untuk tumbuh dan berkembang. Dengan demikian, untuk melakukan usaha, diperlukan energi. 
Energi terdapat dalam berbagai bentuk. Kerja kehidupan bergantung pada kemampuan organisme mengubah energi dari suatu bentuk ke bentuk lainnya. 

Energi adalah 
"kemampuan untuk melakukan usaha (kerja) atau  melakukan suatu
perubahan. "

Akibat kedudukan batu terhadap keadaan setimbang, batu mampu melakukan kerja atau memiliki energi. Energi yang diperoleh karena lokasi atau kedudukannya tersebut dinamakan energi potensial. Contoh lain, air dalam bendungan menyimpan energi potensial karena ketinggiannya. Benda yang diletakkan di atas meja memiliki energi potensial gravitasi. Karena energi potensial gravitasi inilah, benda dapat bergerak dari meja ke tanah. Batu di katapel mendapat energi saat karet katapel diregangkan. Energi potensial itulah yang mendorong batu terlempar dari katapel. 

Terdapat berbagai macam Energi Potensial, antara lain sebagai berikut: 

Energi potensial gravitasi bumi, yaitu energi yang dimiliki suatu benda karena  terletak di atas permukaan bumi. Makin tinggi letak suatu benda di atas permukaan bumi,  makin besar energi potensial gravitasinya.

Energi potensial elastisitas, ialah energi yang tersimpan pada benda yang sedang diregangkan (misalnya, pada karet katapel dan busur panah) atau ditekan (misalnya, pada per). Makin jauh peregangan dan penekanannya, makin besar energinya.

Energi kimia, ialah energi yang terkandung dalam suatu zat. Misalnya, makanan memiliki energi kimia sehingga orang yang makan akan memilik energi untuk beraktivitas.
Contoh energi kimia lainnya adalah bensin yang mempunyai energi kimia sehingga dapat digunakan untuk menggerakkan mesin.

Energi listrik, ialah energi yang dimiliki muatan listrik dan arus listrik. Energi ini paling banyak digunakan karena mudah diubah menjadi energi lainnya.

Setiap materi yang berpindah atau bergerak memiliki bentuk energi yang disebut energi kinetik atau energi pergerakan. Objek bergerak melakukan kerja dengan cara menggerakkkan benda lain.
Pemain biliar menggerakkan tongkat biliar untuk mendorong bola. Selanjutnya, bola yang bergerak akan menggerakkan bola-bola lain. Air yang mengalir melalui suatu bendungan akan menggerakkan turbin. Ketika kamu naik sepeda, kontraksi otot kaki akan mendorong pedal sepeda. Untuk lebih mudah memahami perbedaan energi potensial dan energi kinetik, perhatikan ketika anak-anak sedang bermain “perosotan’. Anak-anak di arena bermain ini memiliki lebih banyak 

Energi kinetik adalah 
"bentuk energi ketika suatu materi berpindah atau
bergerak."

energi potensial pada saat berada di puncak “perosotan” (karena pengaruh gravitasi) dibandingkan
ketika berada pada dasar “perosotan”. Energi kinetik akan diubah menjadi energi potensial (energi
tersimpan) ketika menaiki “perosotan” itu. Energi potensial diubah menjadi energi kinetik selama 
meluncur turun.